Bagaimana Cloudera dan Salt AI Membantu Industri Life Sciences Memanfaatkan AI Secara Aman dan Terpercaya

Teknologi Artificial Intelligence (AI) semakin banyak digunakan di berbagai industri, termasuk sektor life sciences atau ilmu hayati, seperti farmasi, bioteknologi, penelitian kesehatan, dan pengembangan obat.

AI menawarkan peluang besar untuk mempercepat penemuan obat baru, meningkatkan kualitas penelitian, serta membantu para ilmuwan menganalisis data dalam jumlah yang sangat besar. Namun, di balik potensi tersebut terdapat tantangan yang tidak kecil, terutama terkait pengelolaan data, keamanan, kepatuhan regulasi, dan kepercayaan terhadap hasil yang dihasilkan AI.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Cloudera dan Salt AI menjalin kemitraan yang bertujuan membantu organisasi life sciences membangun sistem AI yang lebih aman, terukur, dan siap digunakan dalam skala besar.

Tantangan AI di Industri Life Sciences

Industri life sciences menghasilkan dan mengelola data dalam jumlah yang sangat besar setiap harinya.

Data tersebut dapat berasal dari berbagai sumber, seperti:

  • Data genomik (genetic atau omics data)

  • Citra medis dan hasil pencitraan laboratorium

  • Rekam medis elektronik (Electronic Health Records)

  • Data uji klinis

  • Dokumen penelitian

  • Bukti dunia nyata (real-world evidence)

Masalahnya, sebagian besar data tersebut tersimpan dalam format tidak terstruktur, seperti dokumen PDF, laporan penelitian, gambar, atau catatan medis.

Data yang tidak terstruktur sering kali sulit dicari, dianalisis, dan dikelola secara efektif.

Di sisi lain, industri kesehatan dan farmasi juga memiliki regulasi yang sangat ketat. Setiap keputusan yang didukung AI harus dapat dijelaskan, diaudit, dan dibuktikan keakuratannya.

Karena itu, sekadar membuat proyek percobaan AI atau Proof of Concept (POC) tidak lagi cukup.

Perusahaan membutuhkan fondasi yang kuat agar AI dapat digunakan secara nyata dalam proses bisnis dan penelitian.

Mengapa Proof of Concept Saja Tidak Cukup?

Banyak organisasi berhasil membuat demo atau percobaan AI yang terlihat menjanjikan.

Namun ketika ingin diterapkan secara luas, berbagai masalah mulai muncul, seperti:

  • Data berasal dari banyak sistem yang berbeda.

  • Sulit melacak sumber informasi yang digunakan AI.

  • Tidak ada jejak audit yang jelas.

  • Keamanan data belum terjamin.

  • Sulit memenuhi persyaratan regulasi.

Akibatnya, banyak proyek AI berhenti di tahap eksperimen dan tidak pernah benar-benar digunakan dalam operasional sehari-hari.

Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan membutuhkan platform yang mampu menggabungkan pengelolaan data, keamanan, tata kelola (governance), dan orkestrasi AI dalam satu ekosistem.

Peran Cloudera dalam Ekosistem AI

Cloudera menyediakan fondasi data yang menjadi dasar bagi implementasi AI di perusahaan.

Platform Cloudera memungkinkan organisasi mengelola berbagai jenis data dalam satu lingkungan yang terintegrasi.

Beberapa kemampuan utamanya meliputi:

  • Data streaming

  • Data engineering

  • Data warehouse

  • Machine Learning

  • Generative AI

  • Tata kelola data terpadu

Selain itu, Cloudera memiliki teknologi bernama SDX (Shared Data Experience) yang membantu perusahaan mengontrol akses data, melacak asal-usul data (data lineage), serta mengelola metadata secara otomatis.

Dengan kemampuan ini, organisasi dapat memastikan bahwa data yang digunakan AI tetap aman dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Apa yang Ditawarkan Salt AI?

Jika Cloudera berperan sebagai fondasi data, Salt AI berfungsi sebagai lapisan kecerdasan yang menghubungkan berbagai model AI, alur kerja, dan sumber data.

Salt AI mampu:

  • Mengelola berbagai model AI secara bersamaan.

  • Mengatur alur kerja AI yang kompleks.

  • Mencatat seluruh aktivitas AI.

  • Menyimpan konteks penggunaan AI.

  • Menghubungkan berbagai sistem dan aplikasi.

Setiap aktivitas AI dapat direkam secara detail, termasuk:

  • Pertanyaan yang diberikan pengguna.

  • Prompt yang digunakan.

  • Data yang diakses.

  • Performa model AI.

  • Hasil yang dihasilkan.

Semua informasi tersebut dapat digunakan untuk audit dan evaluasi jika diperlukan.

AI yang Transparan dan Mudah Diaudit

Salah satu tantangan terbesar AI di sektor kesehatan adalah transparansi.

Ketika AI memberikan rekomendasi terkait penelitian atau pengembangan obat, organisasi harus dapat menjelaskan bagaimana keputusan tersebut dibuat.

Melalui kombinasi Cloudera dan Salt AI, setiap langkah yang dilakukan AI dapat dilacak dan divisualisasikan.

Dengan demikian, perusahaan memiliki rekam jejak yang jelas mengenai:

  • Dari mana data berasal.

  • Model AI apa yang digunakan.

  • Bagaimana proses pengambilan keputusan dilakukan.

  • Siapa yang mengakses sistem.

Pendekatan ini membantu meningkatkan kepercayaan terhadap hasil yang dihasilkan AI.

Mendukung Berbagai Lingkungan IT

Tidak semua organisasi menggunakan infrastruktur yang sama.

Sebagian menggunakan cloud publik, sementara yang lain masih menyimpan data di data center internal karena alasan keamanan atau regulasi.

Solusi Cloudera dan Salt AI dirancang agar dapat berjalan di berbagai lingkungan, seperti:

  • On-premises (data center sendiri)

  • Public cloud

  • Private cloud

  • Hybrid cloud

Fleksibilitas ini memungkinkan perusahaan memilih lingkungan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Meningkatkan Efisiensi dan Kinerja AI

Selain meningkatkan keamanan dan tata kelola, kolaborasi ini juga membantu meningkatkan efisiensi pemrosesan data dan AI.

Cloudera memanfaatkan teknologi akselerasi komputasi yang mampu mempercepat berbagai proses data engineering dan inferensi AI.

Sementara itu, Salt AI memiliki berbagai optimasi seperti:

  • Arsitektur komputasi terpisah antara CPU dan GPU.

  • Sistem cache pintar.

  • Kemampuan menggabungkan berbagai model AI dalam satu alur kerja.

Semakin kompleks dan sering digunakan suatu proses AI, semakin besar efisiensi yang dapat diperoleh.

Dari Eksperimen Menjadi Nilai Bisnis Nyata

Salah satu tujuan utama kemitraan ini adalah membantu perusahaan berpindah dari tahap eksperimen menuju implementasi nyata.

Dalam beberapa implementasi, kombinasi Cloudera dan Salt AI telah membantu organisasi:

  • Menjalankan ribuan pekerjaan data engineering per jam.

  • Mempercepat proses penelitian dan pengembangan.

  • Mengurangi biaya komputasi.

  • Mempercepat pemrosesan model AI yang kompleks.

Yang terpenting, semua peningkatan tersebut tetap dilengkapi dengan tata kelola dan jejak audit yang lengkap.

Kesimpulan

AI memiliki potensi besar untuk mengubah cara industri life sciences melakukan penelitian, mengembangkan obat, dan memberikan layanan kesehatan yang lebih baik.

Namun agar AI dapat digunakan secara luas dan dipercaya, organisasi membutuhkan lebih dari sekadar model AI yang canggih. Mereka memerlukan fondasi data yang kuat, tata kelola yang baik, keamanan yang ketat, serta kemampuan untuk menjelaskan setiap keputusan yang dihasilkan AI.

Melalui kemitraan antara Cloudera dan Salt AI, perusahaan life sciences mendapatkan solusi yang menggabungkan pengelolaan data modern dengan orkestrasi AI yang transparan dan mudah diaudit. Hasilnya adalah lingkungan AI yang lebih aman, efisien, dan siap digunakan dalam skala besar untuk mendukung inovasi di bidang kesehatan dan ilmu hayati.

cloudera Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi cloudera.
Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.