Saat ini penggunaan Artificial Intelligence (AI) di perusahaan berkembang sangat cepat. Banyak organisasi mulai mencoba menggunakan AI untuk membantu pekerjaan, meningkatkan layanan pelanggan, hingga mempercepat analisis data. Namun ternyata, tidak semua proyek AI berhasil masuk ke tahap produksi atau penggunaan nyata.
Menurut data yang dibahas oleh Cloudera, sekitar 88% proyek AI perusahaan berhenti di tahap percobaan. Penyebabnya bukan karena model AI yang buruk, tetapi karena masalah infrastruktur seperti biaya cloud yang mahal, keamanan data, hingga keterbatasan sistem.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Cloudera menghadirkan solusi bernama Cloudera AI Inference Service, yaitu layanan yang memungkinkan model AI dijalankan langsung di lokasi tempat data berada.
Pendekatan ini dianggap lebih aman, lebih cepat, dan lebih hemat biaya dibanding harus selalu mengirim data ke cloud publik.
Apa Itu AI Inference?
Sebelum membahas lebih jauh, penting memahami istilah AI inference.
Dalam AI, ada dua tahap utama:
-
Training → proses melatih model AI menggunakan data.
-
Inference → proses ketika AI digunakan untuk memberikan jawaban, prediksi, atau analisis secara nyata.
Contohnya:
-
Chatbot menjawab pertanyaan pelanggan
-
AI menerjemahkan bahasa
-
Sistem mendeteksi penipuan transaksi
-
AI memberikan rekomendasi produk
Semua itu termasuk proses inference.
Masalahnya, inference biasanya berjalan terus-menerus selama 24 jam. Jika semuanya dilakukan di cloud publik, biaya bisa menjadi sangat besar.
Membawa Model AI ke Tempat Data Berada
Kebanyakan layanan AI saat ini mengharuskan perusahaan mengirim data mereka ke cloud agar bisa diproses oleh model AI.
Namun cara ini memiliki beberapa risiko:
-
Data sensitif keluar dari sistem internal
-
Biaya transfer data tinggi
-
Ada risiko kebocoran data
-
Latensi atau keterlambatan sistem meningkat
Karena itu Cloudera menggunakan pendekatan berbeda, yaitu “membawa model AI ke data”, bukan memindahkan data ke cloud.
Artinya:
-
Data tetap berada di server perusahaan
-
Model AI dijalankan langsung di lokasi data
-
Semua proses tetap berada dalam kontrol perusahaan
Pendekatan ini sangat penting terutama untuk perusahaan yang memiliki data sensitif seperti:
-
Pemerintahan
-
Perbankan
-
Rumah sakit
-
Militer
1. Privasi dan Keamanan Data Lebih Terjaga
Salah satu keuntungan terbesar dari Cloudera AI Inference Service adalah keamanan data.
Banyak perusahaan tidak bisa menggunakan layanan AI publik karena aturan privasi yang ketat. Misalnya:
-
Data pelanggan tidak boleh keluar dari negara tertentu
-
Dokumen rahasia tidak boleh terhubung ke internet
-
Informasi internal harus tetap berada di jaringan tertutup
Dengan Cloudera, model AI bisa berjalan di lingkungan:
-
Virtual Private Cloud (VPC)
-
Data center lokal
-
Sistem offline atau air-gapped
Air-gapped berarti sistem benar-benar terpisah dari internet sehingga sangat aman dari kebocoran data.
Karena data tidak perlu dikirim ke layanan cloud eksternal, perusahaan dapat tetap memanfaatkan AI tanpa mengorbankan keamanan.
2. Biaya AI Menjadi Lebih Stabil
Menggunakan AI berbasis cloud biasanya dikenakan biaya per permintaan atau per penggunaan.
Semakin sering AI digunakan:
-
Biaya semakin besar
-
Pengeluaran sulit diprediksi
-
Anggaran menjadi tidak stabil
Ini menjadi masalah besar ketika AI mulai digunakan dalam skala besar setiap hari.
Dengan Cloudera AI Inference Service, perusahaan dapat menjalankan inference di infrastruktur milik sendiri. Artinya:
-
Tidak perlu membayar biaya API eksternal terus-menerus
-
Pengeluaran lebih mudah diprediksi
-
Investasi jangka panjang menjadi lebih hemat
Bagi perusahaan besar, pendekatan ini bisa mengurangi biaya operasional AI secara signifikan.
3. Fleksibilitas dan Kebebasan Memilih Model AI
Banyak penyedia AI cloud mengunci pelanggan ke dalam ekosistem mereka sendiri. Akibatnya, perusahaan sulit berpindah ke teknologi lain.
Cloudera menawarkan pendekatan yang lebih terbuka.
Perusahaan bisa menggunakan:
-
Model AI open source
-
Large Language Model (LLM)
-
Model machine learning tradisional
Salah satu contohnya adalah dukungan terhadap model AI dari NVIDIA seperti Nemotron.
Selain itu, Cloudera juga menggunakan teknologi NVIDIA seperti:
-
NVIDIA Blackwell GPU
-
NVIDIA Dynamo-Triton
-
NVIDIA NIM microservices
Teknologi ini membantu AI berjalan lebih cepat dan lebih stabil dalam skala besar.
Contoh Penggunaan Nyata Cloudera AI Inference Service
1. Dunia Pertahanan dan Keamanan Nasional
Di sektor militer dan intelijen, keamanan data adalah hal paling penting.
Sebelumnya, petugas harus membaca ribuan dokumen rahasia secara manual karena data tidak boleh keluar dari jaringan tertutup.
Sekarang, dengan Cloudera AI Inference Service, model AI dapat berjalan sepenuhnya secara offline dalam sistem air-gapped.
AI membantu:
-
Menganalisis dokumen
-
Membuat ringkasan otomatis
-
Mempercepat pengambilan keputusan
Semua dilakukan tanpa internet dan tanpa risiko kebocoran data.
2. Industri Keuangan Global
Perusahaan keuangan global sering bekerja dalam banyak bahasa dan negara.
Sebelumnya, penerjemahan dokumen menggunakan layanan eksternal menimbulkan risiko keamanan data.
Kini salah satu perusahaan kartu kredit global sedang mencoba Cloudera AI Inference Service untuk menjalankan model penerjemah AI langsung di server internal mereka.
Hasilnya:
-
Terjemahan lebih cepat
-
Data tetap aman
-
Tidak tergantung pada layanan pihak ketiga
3. Layanan Pemerintah
Banyak instansi pemerintah masih menggunakan sistem lama dan dokumen yang sulit dipahami masyarakat.
Dengan AI chatbot berbasis Cloudera:
-
Pegawai lebih cepat menemukan informasi
-
Masyarakat mendapat jawaban lebih cepat
-
Semua data tetap aman di dalam sistem pemerintah
Masa Depan AI Ada di Dekat Data
Cloudera percaya bahwa masa depan AI bukan hanya tentang model yang pintar, tetapi juga tentang bagaimana AI dapat berjalan dengan aman, hemat biaya, dan fleksibel.
Dengan membawa model AI langsung ke tempat data berada, perusahaan dapat:
-
Mengurangi biaya cloud
-
Menjaga keamanan data
-
Mempercepat kinerja AI
-
Memiliki kontrol penuh atas sistem AI mereka
Kesimpulan
Perkembangan AI membuat perusahaan membutuhkan sistem yang lebih aman dan efisien untuk menjalankan model AI dalam skala besar.
Melalui Cloudera AI Inference Service, perusahaan dapat menjalankan AI langsung di lingkungan data mereka sendiri tanpa harus selalu bergantung pada cloud publik.
Pendekatan ini membantu menjaga privasi, mengurangi biaya operasional, dan memberikan fleksibilitas lebih besar dalam memilih teknologi AI.
Di masa depan, solusi seperti ini diperkirakan akan menjadi fondasi penting bagi penggunaan AI enterprise yang aman dan scalable.
cloudera Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi cloudera.
Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
